KENDARI – Dalam upaya memperkuat komitmen tri dharma perguruan tinggi, Unit Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kendari secara resmi meluncurkan program inovatif yang mengintegrasikan kegiatan akademik dengan pengabdian sosial kepada masyarakat. Program yang diberi nama “KKN Transformatif 2026” ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif bagi mahasiswa sambil memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Peluncuran program ini dilaksanakan pada hari Selasa, 01 April 2026, bertempat di Aula Serbaguna Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Kendari, yang disaksikan oleh pimpinan universitas, dosen pembimbing, mahasiswa peserta KKN, serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah pelaksanaan program. Acara yang meriah ini menandai babak baru dalam pelaksanaan kegiatan KKN yang selama ini telah menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan di institusi pendidikan tertua di Kendari ini.
Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan, program “KKN Transformatif 2026” merupakan hasil dari evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan KKN di tahun-tahun sebelumnya. Lebih dari dua tahun penelitian dan koordinasi lintas departemen telah dilakukan untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya memenuhi standar akademik nasional, tetapi juga relevan dengan kebutuhan lokal masyarakat Kendari dan sekitarnya.
### Konsep Inovatif dalam Pelaksanaan KKN
Program KKN yang baru ini menghadirkan beberapa inovasi signifikan dibandingkan dengan sistem KKN tradisional. Pertama, integrasi kurikulum akademik dengan proyek lapangan menjadi lebih erat, di mana mahasiswa tidak hanya melaksanakan kegiatan sosial tetapi juga melakukan riset ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan pengetahuan di bidangnya masing-masing.
Kedua, program ini menempatkan fokus khusus pada pembangunan berkelanjutan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan untuk konteks lokal. Mahasiswa akan terlibat dalam proyek-proyek yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi lokal, serta pelestarian lingkungan.
Ketiga, KKN Transformatif 2026 melibatkan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang saling menguntungkan semua pihak yang terlibat.
Keempat, program ini dilengkapi dengan sistem mentoring yang lebih ketat dan terstruktur, dengan dosen pembimbing yang tidak hanya memonitor progress mahasiswa tetapi juga aktif terlibat dalam pelaksanaan kegiatan lapangan. Setiap kelompok KKN akan didampingi minimal oleh dua dosen pembimbing dari disiplin ilmu yang berbeda untuk memastikan pendekatan multidisiplin dalam mengatasi permasalahan masyarakat.
### Target Peserta dan Lokasi Pelaksanaan
Dalam tahun pertama peluncuran program ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah merekrut sebanyak 120 mahasiswa dari berbagai program studi, mulai dari Teknik, Pendidikan, Kesehatan, Administrasi, hingga Hukum. Para mahasiswa ini akan ditempatkan di 15 desa yang tersebar di Kecamatan Kendari, Kecamatan Poasia, Kecamatan Baruga, dan Kecamatan Puuwatu.
Pemilihan lokasi pelaksanaan KKN didasarkan pada analisis komprehensif terhadap tingkat kebutuhan infrastruktur, akses pendidikan, dan potensi ekonomi lokal. Beberapa desa yang dipilih merupakan daerah tertinggal yang membutuhkan perhatian khusus, sementara beberapa yang lain adalah daerah dengan potensi ekonomi tinggi yang perlu pendampingan untuk pengembangan lebih lanjut.
Durasi pelaksanaan KKN Transformatif 2026 diperpanjang menjadi enam bulan, meningkat dari durasi tradisional yang hanya tiga bulan. Perpanjangan waktu ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk lebih dalam memahami dinamika sosial masyarakat dan melaksanakan proyek-proyek yang lebih berdampak jangka panjang.
### Pernyataan Pimpinan Universitas
Dr. Ir. Hasanuddin Moh., M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran program inovatif ini dalam sambutannya pada acara peluncuran.
“Program KKN Transformatif 2026 adalah wujud komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat. Kami percaya bahwa mahasiswa yang baik adalah mereka yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial yang tinggi,” kata Dr. Hasanuddin dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan, “Dengan program ini, kami berharap dapat menciptakan sinergi yang kuat antara dunia akademik dan masyarakat. Mahasiswa akan belajar langsung dari masyarakat, sementara masyarakat mendapatkan manfaat dari pengetahuan dan energi yang dibawa oleh para mahasiswa muda kita.”
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Musli Yanto, S.H., M.Hum., menjelaskan aspek akademik dari program ini.
“KKN bukanlah kegiatan sambilan yang terpisah dari kegiatan akademik mahasiswa. Dalam program KKN Transformatif 2026, setiap mahasiswa harus menghasilkan karya akademik berupa laporan ilmiah yang relevan dengan disiplin ilmu mereka. Laporan ini akan di-review oleh dosen pembimbing dan akan berkontribusi pada nilai akhir mereka,” jelas Prof. Musli Yanto.
Kepala Unit KKN, Dr. Wijaya Eka Pratama, S.Sos., M.Si., yang secara langsung mengkoordinasikan pelaksanaan program ini, memberikan penjelasan detail mengenai mekanisme dan timeline pelaksanaan.
“Persiapan mahasiswa dimulai sejak sekarang dengan orientasi, pembekalan keterampilan, dan pembinaan karakter. Kami juga memberikan pelatihan khusus dalam metodologi penelitian dan soft skills yang diperlukan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Keberangkatan mahasiswa dijadwalkan pada pertengahan Mei 2026, dan mereka akan kembali pada pertengahan November 2026,” terang Dr. Wijaya Eka Pratama.
### Komitmen Dukungan Pemerintah Daerah
Dalam acara peluncuran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemerintah Kota Kendari, Ir. Santoso Wijaya, M.P., menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.
“Pemerintah Kota Kendari sangat menghargai inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari dalam melaksanakan program KKN yang lebih terstruktur dan berdampak. Kami akan memberikan fasilitasi penuh kepada mahasiswa KKN dalam melaksanakan kegiatan mereka di desa-desa yang menjadi lokasi pelaksanaan,” kata Ir. Santoso Wijaya.
Kepala Dinas juga menekankan bahwa program ini sejalan dengan program pembangunan daerah yang sedang dilaksanakan pemerintah kota.
“Kehadiran mahasiswa KKN di desa-desa akan mempercepat proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Kami juga berharap dapat mengadopsi beberapa best practices dari kegiatan KKN ini untuk program-program pemberdayaan masyarakat lainnya,” tambah Ir. Santoso Wijaya.
### Testimoni Mahasiswa Peserta
Salah satu mahasiswa peserta dari Program Studi Teknik Sipil, Rina Maulida, 21 tahun, mengekspresikan antusiasmenya terhadap program ini.
“Saya sangat antusias mengikuti KKN Transformatif ini. Dari penjelasan yang diberikan, saya akan bisa berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur di desa tempat saya ditempatkan. Sekaligus, saya juga bisa melakukan penelitian untuk skripsi saya. Menurut saya, ini adalah kesempatan emas untuk belajar dan berbagi ilmu dengan masyarakat,” ujar Rina dengan antusiasme.
Sementara itu, Arif Hidayat, 22 tahun, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, memiliki fokus yang berbeda.
“Saya tertarik untuk melakukan program literasi masyarakat di desa tempat penempatan saya. Saya berharap dengan program ini, saya bisa membantu meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi digital masyarakat desa. Ini juga akan menjadi materi penelitian yang menarik untuk saya,” kata Arif.
### Harapan dan Dampak Program
Program KKN Transformatif 2026 diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam beberapa dimensi. Dimensi akademik, diharapkan mahasiswa mendapatkan pengalaman pembelajaran yang lebih mendalam dan kontekstual. Dimensi sosial, diharapkan masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari kehadiran dan kontribusi mahasiswa. Dimensi institusional, diharapkan universitas semakin dipercaya dan diapresiasi oleh masyarakat dan pemerintah.
Selain itu, program ini juga dirancang untuk menghasilkan data dan pengetahuan baru tentang permasalahan dan potensi pembangunan lokal, yang dapat digunakan untuk penelitian lanjutan dan pengembangan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.
### Penutup
Peluncuran program KKN Transformatif 2026 oleh Universitas Muhammadiyah Kendari menandai komitmen serius institusi ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi sosial. Dengan konsep yang inovatif, durasi yang lebih panjang, pendekatan multidisiplin, dan kemitraan strategis yang kuat, program ini memiliki potensi besar untuk menjadi model KKN yang dapat diadopsi oleh perguruan tinggi lain di Indonesia.
Perjalanan panjang mahasiswa-mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari akan segera dimulai pada Mei mendatang. Para pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, pemerintah, hingga masyarakat, semuanya memiliki harapan tinggi terhadap keberhasilan program ini. Keberhasilan KKN Transformatif 2026 bukan hanya akan diukur dari seberapa banyak proyek yang terselesaikan, tetapi juga dari seberapa dalam dampak perubahan yang dirasakan oleh masyarakat dan seberapa berkembang kompetensi dan karakter mahasiswa peserta.
Dengan semangat “dari, oleh, dan untuk masyarakat,” program KKN Transformatif 2026 diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan kehidupan nyata masyarakat, menciptakan sinergi yang saling menguntungkan untuk kemajuan bersama.
—
Redaktur: Departemen Humas dan Publikasi
Diterbitkan: 01 April 2026
Sumber: Unit KKN dan Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari